BUSSINES PLAN
“CAFE DELAPAN”

Disusun oleh :
Nama : NOVITA KURNIAWATI
NIM : H 0813132
PROGAM STUDI AGRIBISNIS
FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS SEBELAS MARET
SURAKARTA
2014
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Nama dan Alamat Perusahaan
Nama Perusahaan : Cafe Delapan
Alamat
Perusahaan : Jalan Yos Sudarso,
Kecamatan Gombong
Kabupaten
Kebumen
1.2 Nama dan Alamat Pemilik
Nama Pemilik : Novita Kurniawati
Alamat Pemilik : Jalan Saptamarga No.115
Sidayu
Kecamatan
Gombong Kabupaten Kebumen
Nomor Telepon : 08123456789
1.3 Latar Belakang
Keadaan
perekonomian di Indonesia tidak terlalu baik. Hal ini dikarenakan masih
banyaknya pengangguran. Diperlukan masyarakat yang kreatif sehingga bisa
menurunkan angka pengangguran di Indonesia dengan membuat usaha baru yang akan membuka
lapangan pekerjaan bagi orang lain. Kesibukan aktivitas sehari-hari membuat
orang menjadi stress, sehingga membutuhkan tempat yang nyaman dan tenang agar
pikiran kembali menjadi jernih. Muncullah sebuah ide dalam pikiran saya tentang
mendirikan sebuah cafe yang sederhana namun nyaman, sehingga pelanggan tidak
akan bosan untuk datang dan berkunjung. Cafe adalah sebuah tempat yang biasa
dijadikan pilihan untuk refreshing bagi sebagian besar orang karena tempatnya
mampu membuat pelanggan melupakan sejenak kesibukan dan masalah yang dihadapi.
Cafe
ini tidak hanya didirikan untuk kalangan remaja saja namun juga untuk kalangan
dewasa maupun anak-anak. Tempatnya yang klasik dan modern memberikan kesan yang
berbeda dihati pengunjung sehingga mereka akan merasa nyaman dan betah
berlama-lama di cafe. Pelanggan dapat menikmati berbagai jenis hidangan yang
disajikan dengan harga terjangkau dan kualitasnya terjamin. Kualitas makanan
yang bersih dan disukai semua kalangan dapat menarik pelanggan untuk mencoba
cafe ini. Pendirian cafe didaerah yang sering dilalui oleh kendaraan akan
membuat cafe tersebut cepat dikenal oleh banyak orang.
Cafe
ini tidak hanya menyediakan minuman saja tetapi juga menyediakan makanan ringan
yang juga didukung dengan adanya hot-spot yang lancar dan cepat sehingga akan
menarik pengunjung untuk datang ke sini. Cafe ini juga menyediakan 2 ruang
yaitu smoking area dan no smoking area, sehingga pengunjung akan merasa lebih
nyaman. Dengan berbagai kelebihan yang ditawarkan, tentunya anda tidak perlu
ragu untuk datang ke cafe ini.
1.4 Tujuan
Tujuan dari
pembuatan cafe itu sendiri adalah :
1.
Memberikan
pelayanan kepada pengunjung melalui makanan dan minuman yang disajikan dengan
kualitas yang baik, bersih dan dengan harga yang terjangkau
2.
Memuaskan pengunjung
dengan pelayanan yang ramah dan fasilitas yang mendukung
3.
Membuka lapangan
usaha bagi masyarakat sekitar cafe
4.
Sarana mengelola
modal yang bertujuan untuk mencari keuntungan
BAB
II
RANGKUMAN EKSEKUTIF
Usaha yang kami jalankan ini diberi nama Delapan
Cafe. Usaha ini bergerak dibidang minuman dan makanan ringan. Di dalam Delapan
Cafe ini tersedia berbagai macam minuman dan makanan ringan. Minuman-minuman
tersebut beraneka ragam, mulai dari yang berbahan baku kopi maupun yang
berbahan baku coklat. Bahan baku yang digunakan dalam produksi makanan dan
minuman pada cafe ini mudah ditemukan di pasaran, sehingga ketersediaan dari
bahan baku itu sangatlah terjamin. Seperti yang kita ketahui bahwa kopi dan
coklat adalah minuman yang disukai dan diminati oleh banyak kalangan
masyarakat. Selain itu makanan yang disajikan hanyalah makanan pengganjal,
bukan merupakan makanan pokok yang mengenyangkan. Strategi pemasaran yang kamu
gunakan adalah dengan bantuan media jejaring sosial dan beberapa jenis media
lain. Alasan mengapa menggunakan bantuan media jejaring sosial karena jejaring
sosial tersebut sangat mudah diakses oleh berbagai kalangan dan banyak
masyarakat yang menggunakan media sosial tersebut seperti facebook, twitter dan
BBM. Harga yang kami tawarkan relative murah sehingga terjangkau untuk semua
kalangan. Selain menyediakan makanan dan minuman, kami juga menyediakan
fasilitas free hot-spot yang dapat dinikmati oleh para pengunjung sehingga
mereka akan betah berlama-lama di cafe ini. Delapan cafe menawarkan pengalaman
yang baru kepada para pengunjung karena suasana cafe yang santai dan memberikan
kesan nyaman. Peluang membuka cafe di pinggir jalan utama sangatlah besar. Hal
ini dikarenakan banyak orang yang akan melewati cafe ini sehingga memudahkan
masyarakat untuk lebih cepat mengetahui keberadaan Delapan Cafe tersebut.
Pendirian cafe ini juga berada di lingkungan yang dekat dengan sekolahan maupun
kampus. Kebanyakan kalangan remaja maupun kalangan dewasa menyukai tempat yang
dapat digunakan untuk tongkrongan dan berkumpul bersama kawan-kawan, sehingga
cafe ini sangat pas digunakan sebagai tempat nongkrong dan tempat untuk
janjian, browsing maupun diskusi.
BAB III
VISI DAN MISI PERUSAHAAN
3.1
Visi Perusahaan
1.
Mengurangi
pengangguran di daerah sekitar tempat pendirian cafe
2.
Menjadikan cafe
ini sebagai cafe yang paling diminati dan disukai oleh semua konsumen
3.
Memberikan kesan
yang baik dan berbeda kepada para pelanggan
4.
Mengembangkan
usaha jauh lebih maju ke depannya dengan penjualan yang terus meningkat dan
kontinue.
3.2
Misi Perusahaan
1.
Mengembangkan
usaha cafe dengan menambah inovasi serta kreatifitas model minuman dan makanan
yang disajikan
2.
Menciptakan
inovasi baru dengan menyajikan menu makanan dan minuman yang berbeda dari
biasanya
3.
Memberikan
pelayanan yang ramah agar pelanggan menjadi nyaman.
BAB IV
ANALISIS
INDUSTRI
4.1 Perspektif
Masa Depan Industi
Usaha cafe yang kami dirikan mempunyai prospek ke
depan yang baik. Apabila bisnis tersebut dikelola dengan baik maka dapat
memberikan keuntungan yang lumayan. Karena biasanya dalam hal bisnis makanan
maupun minuman untung yang diberikan bisa lebih besar dari usaha-usaha lain.
Selain itu bahan-bahan yang digunakan untuk dapat membuat makanan dan minuman
yang disajikan mudah ditemukan dipasaran sehingga ketersediaan dari bahan baku
yang digunakan terjamin.
4.2 Analisis
Persaingan
Di daerah ini masih jarang ditemui cafe-cafe bahkan
dapat dikatakan tidak ada sehingga hal ini dapat dijadikan pertimbangan untuk
membuka usaha cafe di daerah tersebut. Kebanyakan tempat makan maupun tempat
nongkrong di daerah tersebut jarang yang menyediakan menu minuman dengan bahan
baku coklat, padahal minuman dengan bahan baku tersebut sangat disukai oleh
semua kalangan. Tidak adanya pesaing membuat kami yakin untuk membangun cafe
tersebut.
4.3
Ramalan-ramalan Mengenai Bisnis Cafe
Ramalan permintaan pasar menu makanan dan minuman
yang disajikan pada tahun pertama konsisten tiap harinya, tetapi kami
mentargetkan pada tahun kedua, omset penjualan bisa meningkat. Dengan penyajian
dan pelayanan yang baik kami akan terus meningkatkan dan mengembangkan agar ada
kenaikan permintaan.
BAB V
DESKRIPSI USAHA
5.1 Produk yang
dihasilkan
Produk yang dihasilkan di cafe kami sangatlah
beraneka ragam. Meskipun produk-produk yang dihasilkan banyak ditemui di
sekitar kita, namun untuk daerah Gombong masih jarang ditemui sebuah cafe yang
menyediakan menu berbahan dasar coklat. Makanan dan minuman yang kami sajikan
mempunyai keunggulan tersendiri dari yang lain, hal ini dikarenakan adanya
inovasi mengenai penampilan dari penyajian makanan dan minuman itu sendiri.
Produk yang kami hasilkan dijamin kebersihannya dak kualitas dari rasa itu
sendiri. Kami sangat memperhatikan kebersihan yang ada dalam cafe tersebut.
5.2 Jasa
Pelayanan
Jasa pelayanan yang diberikan oleh cafe kami
sangatlah beragam. Salah satunya adalah kami memberikan pelayanan hot-spot
gratis bagi semua pengunjung. Pelayanan hot-spot gratis ini dapat dinikmati
oleh semua pengunjung tanpa melihat besarnya jumlah makanan dan minuman yang
dipesan. Selain itu kami juga menyediakan kamar mandi yang bersih dan mushola
yang nyaman. Kenyamanan dan kepuasan pelanggan menjadi hal yang paling diperhatikan.
dan kami juga memberikan pelayanan yang paling baik yang bisa kami lakukan
dengan memperlakukan pengunjung cafe seperti raja.
5.3 Latar
Belakang Identitas Pengusaha
Nama : Novita Kurniawati
Nama
Panggilan : Vita
Jenis
Kelamin : Perempuan
Tempat
Lahir : Bogor
Tanggal
Lahir : 08 November 1995
Agama : Islam
Alamat : Jl. Saptamarga No. 115 Sidayu Gombong
Nomor
HP : 08123456789
Pendidikan :
1.
TK Aisyah Sidayu
2.
SD Negeri 2 Sidayu
3.
SMP Negeri 2 Gombong
4.
SMA Negeri 1 Gombong
5.
Agribisnis Fakultas Pertanian UNS
Angkatan 2013
Pengalaman
Organisasi :
1.
Anggota
Bursa Mahasiswa Universitas Sebelas Maret
Demikian
adalah daftar riwayat hidup dari pengusaha atau pemilik dari “Cafe Delapan”.
BAB VI
RENCANA PRODUKSI
/ OPERASIONAL
6.1 Pemilihan
Lokasi
Pemilihan lokasi yang tepat untuk dapat membuka
usaha bisnis cafe adalah di tempat yang berada di pinggir jalan yang sering
dilalui oleh banyak kendaraan. Oleh sebab itu saya memilih lokasi di Jalan Yos
Sudarso yang sering dilalui oleh banyak kendaraan. Hal ini akan mempermudah dan
mempercepat masyarakat sekitar mengetahui keberadaan cafe ini. Pemilihan lokasi
tersebut sudah dianggap cukup strategis karena berada di sekitar sekolahan
maupun kampus yang ada di daerah tersebut.
6.2 Proses Produksi
Proses produksi yang dilakukan disesuaikan dengan
makanan dan minuman yang akan dibuat. Proses produksi dari masing-masing menu
yang disajikan :
Black coffe yaitu coffe yang berwarna hitam dan cara
membuatnya hanya dengan menambahkan bubuk kopi hitam dan gula ke dalam cangkir
kemudian tinggal menuangkan air panas.
Cappucinno yaitu kopi yang dicampur susu dan krim.
Cara penyajiannya bisa dalam keadaan panas maupun dingin. Untuk cappucinno itu
sendiri warnanya lebih coklat.
Vanilla Latte yaitu kopi yang penyajiannya lebih
banyak susunya dari pada kopinya sehingga rasanya lebih dominan ke susu dan
warnanya lebih putih dari cappucinno.
Moccachino yaitu kopi yang cara penyajiannya
ditambah dengan susu dan coklat sehingga rasanya lebih manis daripada black coffe.
Coklat yaitu jenis minuman yang penyajiannya hanya
dengan menggunakan coklat. Minuman ini dapat disajikan dalam keadaan panas
maupun dingin.
Coklat Caramel yaitu coklat yang penyajiannya
ditambahkan dengan susu sehingga rasanya tidak coklat murni tetapi lebih manis
dari pada coklat.
Coklat Float yaitu coklat yang penyajiannya dengan
cara diblender terlebih dahulu sehingga harus disajikan dalam keadaan dingin
kemudian ditambah float di atasnya agar lebih menarik.
Coklat Buah yaitu coklat yang penyajiannya
ditambahkan dengan perasan buah sehingga akan ada rasa buah dalam minuman
coklat tersebut.
Coklat Astor yaitu coklat yang penyajiannya hampir
sama dengan coklat float namun hanya floatnya yang diganti menjadi astor.
Selain itu dalam coklatnya itu sendiri akan dicampur dengan oreo sehingga ada
butiran-butiran oreo dalam minuman tersebut.
Teh yaitu minuman yang menggunakan bahan baku teh
yang dicampur dengan sedikit gula. Dan dalam penyajiannya dapat disajikan
dengan es maupun tanpa es.
Teh Susu yaitu teh yang penyajiannya ditambahkan
dengan susu sehingga akan menimbulkan rasa yang berbeda dari teh tersebut.
Lemon Tea yaitu teh yang dalam penyajiannya
ditambahkan dengan perasan lemon. Rasanya teh akan menjadi sedikit lebih asam
dari biasanya namun dapat memberikan kesegaran bagi pelanggan yang meminumnya.
Sirup yaitu minuman yang menggunakan sirup. Sirup
ada banyak rasanya sehingga kami menyediakan beberapa jenis rasa agar pelanggan
dapat memilih sendiri rasa sirup yang diinginkan. Untuk sirup itu sendiri dalam
penyajiannya biasanya menggunakan es sehingga disajikan dalam keadaan dingin.
Es Timun yaitu minuman yang diberi parutan timun
ditambah dengan sirup melon karena warnanya yang sama kemudian ditambah dengan
es yang akan memberikan kesegaran yang luar biasa.
Jus adalah minuman yang dalam penyajiannya
menggunakan buah yang diblender ditambahkan dengan sedikit gula dan susu derta
es yang akan menambah rasa nikmat pada jus tersebut.
Kentang Goreng yaitu makanan yang bahan bakunya
berasal dari kentang yang dipotong-potong kemudian diberi sedikit bumbu dan
digoreng dalam minyak panas. Penyajian kentang itu sendiri dapat ditambahkan
dengan saos.
Nugget yaitu makanan yang penyajiannya hanya dengan
menggoreng nugget yang sudah jadi ditambah dengan saos dalam penyajiannya. Jadi
disini nanti nuggetnya adalah nugget yang sudah jadi yang sudah dikemas dan
yang tinggal goreng saja. Kami akan memilih jenis nugget dengan kualitas yang
lumayan sehingga pelanggan tidak akan kecewa dan akan meras puas dengan hidangan
yang disajikan.
Roti Bakar yaitu roti tawar yang penyajiannya
dipanggang dalam sebuah alat panggang kemudian diolesi sedikit mentega dibagian
luar dan untuk bagian dalam diolesi dengan selai atau susu sesuai dengan rasa
yang diinginkan oleh pembeli.
Burger adalah roti yang di dalamnya berisi sayuran
seperti tomat, daun bawang dan selada. Selain itu juga terdapat daging sapi
yang sebelumnya sudah dipanaskan dan ditambah dengan saos serta mayonais yang
akan menambah cita rasa dari burger itu sendiri.
Mie Goreng/ Mie Kuah adalah mie yang direbus
kemudian dalam penyajiannya dapat ditambahkan dengan telur dan sayuran. Untuk
mie goreng maka tidak menggunakan air dan untuk mie kuah maka penyajiannya
menggunakan air. Dalam penyajian mi ini akan dibuat inovasi yang berbeda
sehingga terlihat lebih menarik.
6.3 Keadaan
Gedung dan Perlengkapannya
Keadaan gedung yang akan digunakan untuk mendirikan
sebuah bisnis cafe ini masih layak pakai. Dan untuk menambah penampilan gedung
yang lebih menarik lagi maka dilakukan renovasi. Renovasi dilakukan guna
menambah daya tarik atau tampilan dari cafe itu sendiri. Gedung tersebut akan
diubah menjadi lebih menarik dan membuat nuansa dalam cafe tersebut lebih
nyaman agar pelanggan betah untuk berlama-lama di cafe tersebut. Perlengkapan
yang digunakan untuk bisnis cafe ini semuanya baru, mulai dari meja dan kursi
yang digunakan, sehingga keadaan dari perlengkapan tersebut dapat dikatakan
masih bagus.
6.4 Keadaan
Mesin dan Perlengkapannya
Semua mesin dan perlengkapan yang digunakan dalam
cafe ini adalah baru. Sehingga keadaannya masih sangat bagus. Kami memilih
mesin-mesin dengan kualitas yang baik dan modern agar pengunjung merasa puas
terhadap pelayanan yang diberikan oleh cafe kami.
6.5 Sumber Bahan
Baku
Bahan baku adalah bahan yang dibutuhkan untuk dapat
membuat sebuah makanan dan minuman yang dapat disajikan dan dihidangkan kepada
para pelanggan. Bahan-bahan yang digunakan berupa coklat, buah, susu, kopi,
cream, sirup, gula, kentang, roti tawar, daging, roti burger, selada, bawang bombay,
saos, keju dan astor. Kemudian ditambah dengan bumbu yang digunakan untuk
menambah cita rasa dari makanan yang disajikan. Bahan-bahan tersebut mudah
ditemukan di pasar, sehingga ketersediaannya terjamin dan keberlanjutannya juga
terjamin. Keberadaan bahan baku yang banyak dijumpai dimanapun membuat kami
yakin bahwa bisnis ini akan berjalan dengan baik. Hal ini disebabkan karena
adanya jaminan bahan baku yang digunakan sehingga untuk kekurangan masalah
bahan baku tidak akan terjadi dan kita akan terus bisa memuaskan pelanggan
dengan hidangan yang disajikan dengan pelayanan yang baik. Tentunya tidak lupa
kami menyajikan makanan dan minuman dengan kualitas yang baik agar memuaskan
konsumen.
6.6 Peralatan
Jenis peralatan yang digunakan dalam proses produksi
makanan dan minuman adalah dengan menggunakan peralatan modern yang canggih
sehingga untuk pelayanannya menjadi lebih cepat. Pelayanan yang cepat tentunya
akan membuat pelanggan merasa puas dengan pelayanan yang diberikan oleh cafe
kami. Peralatan yang digunakan dapat berupa kompor dan gas, lemari es, alat
pemanggang roti dan burger, blender, dan penggorengan. Kemudian barang yang
digunakan untuk penyajian adalah piring, mangkuk, sendok, gelas, garpu, pisau,
sedotan, dan cangkir.
BAB VII
RENCANA PEMASARAN
7.1 Potensi dan
Segmentasi Pasar
Dalam hal ini pembuatan Delapan Cafe memiliki
potensi pasar yang menjanjikan jika mengingat bahwa di daerah tersebut belum
ada cafe sehingga dapat dipastikan bahwa akan banyak pengunjung yang datang
karena tertarik dan penasaran. Selain itu menu yang disajikan juga sangat
bervariasi sehingga pengunjung tidak akan cepat bosan. Dari segi rasa, hidangan
yang ditampilkan tidak akan kalah enaknya dengan cafe-cafe yang ada di
kota-kota besar meskipun tempatnya lebih sederhana. Tidak hanya itu, usaha cafe
ini juga menyediakan hot-spot gratis bagi para pelanggan yang memesan makanan
dan minuman dan hal ini akan menambah kenyamanan para pelanggan. Beberapa hal
yang membuat cafe ini menjanjikan di pasaran ditinjau dari beberapa hal, yaitu
:
7.1.2 Harga
Harga yang kami tawarkan sangatlah terjangkau.
Harga-harga makanan dan minuman yang ada pada “Delapan Cafe” ini termasuk murah
dan dapat dijangkau bagi semua kalangan.
7.1.3 Waktu
Bahan dasar yang digunakan dapat diperoleh dengan
mudah karena tersedia di pasaran sehingga dalam pembelian bahan baku kami tidak
akan mengalami kesulitan. Selain itu minuman dingin dan masis yang disajikan di
cafe kami sangatlah cocok untuk iklim dan cuaca yang ada di Indonesia, karena
minuman yang dingin menjadi favorit bagi banyak orang. Untuk minuman yang panas
dapat dihidangkan pada malam hari ketika udara menjadi lebih dingin jika
dibandingkan dengan siang hari. Sehingga dapat dikatakan bahwa cafe yang kami
buat dapat buka di siang hari dan di malam hari.
7.1.4 Penampilan Fisik
Melihat penampilan penyajian pada makanan dan
minuman yang dihidangkan, tentunya kami sangat yakin bahwa hal itu akan menarik
banyak konsumen dari berbagai kalangan karena tampilan dari penyajiannya yang
unik.
7.1.5 Rasa
Dari segi rasa, makanan dan minuman yang dibuat di
cafe kami tidak kalah dengan makanan dan minuman yang dibuat di cafe-cafe besar
di kota-kota sana. Selain itu kami tidak menggunakan bahan kimia berbahaya yang
dapat membahayakan kesehatan konsumen.
7.2 Penetapan
Harga
Minuman :
Black coffe Rp 5.000,00
Moccachino
(es/panas) Rp 7.000,00
Vannila latte
(es/panas) Rp 7.000,00
Cappucino
(es/panas) Rp 7.000,00
Coklat
(es/panas) Rp 7.000,00
Coklat Caramel
(es/panas) Rp 8.000,00
Coklat Buah
(es/panas) Rp 8.000,00
Coklat Susu
(es/panas) Rp 8.000,00
Coklat Float Rp 9.000,00
Coklat Astor Rp 8.000,00
Teh (es/panas) Rp 2.500,00
Teh Susu
(es/panas) Rp
3.000,00
Jeruk (es/panas) Rp
3.000,00
Lemon tea
(es/panas) Rp 3.000,00
Sirup (es/panas) Rp
3.000,00
Jus Buah Rp 7.000,00 +float = Rp 9.000,00
Es Timun Rp 4.000,00
Makanan :
Kentang goreng Rp 7.000,00
Nugget Rp 7.000,00
Roti bakar Rp 8.000,00
Burger Rp 11.000,00
Mie goreng/kuah Rp 7.000,00
7.3 Pelaksanaan
Distribusi
Kami hanya melakukan distribusi makanan dan minuman
di tempat lokasi cafe ini berada, shingga tidak melayani makanan dan minuman
yang pesan antar. Meskipun demikian tetapi kami masih melayani makanan dan
minuman yang dibungkus atau dikemas untuk dibawa pulang.
7.4 Strategi Pemasaran
Strategi pemasaran yang digunakan adalah
mempertimbangkan aspek 4P, yaitu:
1.
Place : Tempat
yang digunakan untuk usaha cafe cukup strategis sehingga mempermudah dalam hal
penjualan dan menarik minat orang-orang. Selain tempatnya yang strategis,
tempat ini juga banyak dilalui kendaraan-kendaraan sehingga cafe ini pun akan
lebih mudah dikenal lingkungan dan dapat digunakan sebagai tempat untuk
istirahat sembari mencicipi makanan dan minuman yang ada.
2.
Promotion :
Untuk mempromosikan cafe ini kami menggunakan beberapa cara. Cara-cara tersebut
sudah kami terangkan di atas pada media promosi yang kami gunakan. Dengan
penggunaan media-media tersebut kami yakin bahwa hal itu akan mempercepat
masyarakat untuk mengetahui keberadaan cafe tersebut.
3.
Price : Harga
untuk setiap makanan dan minuman yang kami sajikan relative murah dan
terjangkau untuk semua kalangan. Kemudian ditambah dengan adanya
fasilitas-fasilitas gratis yang mendukung sehingga harga yang kami tawarkan
termasuk kategori yang murah, serta kami tidak membatasi jumlah pembelian dari
pelanggan untuk dapat menikmati hot-spot yang telah kami sediakan.
4.
Product :
Penyajian makanan yang menarik akan menambah minat para konsumen untuk mencoba
dan terus datang ke sini. Ditambah dengan rasa dan kualitas yang dijamin
kelezatannya.
7.5 Media
Promosi
Untuk mencapai target penjualan yang maksimum, kami
memiliki beberapa strategi promosi diantaranya dapat dilakukan melalui :
1.
Media Promosi
melalui social network seperti facebook, twitter dan blackberry messanger.
Mengingat bahwa sebagian besar penduduk Indonesia memiliki akun di beberapa
jejaring social, maka diperkirakan akan ada banyak masyarakat yang melihat
iklan tersebut dan tertarik untuk mengunjungi cafe ini.
2.
Media Promosi
secara langsung. Strategi promosi seperti ini bertujuan untuk memperkenalkan
secara langsung mengenai “Delapan Cafe” terhadap masyarakat. Target utama dalam
media promosi ini adalah pelajar di SMA/SMK di daerah Gombong dan mahasiswa
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Gombong serta para mahasiswa di
daerah sekitarnya. Strategi awal kami adalah dengan membuat festival music yang
akan menarik minat para pengunjung untuk datang yang kemudian akan diselingi
dengan promosi dan pengenalan cafe itu sendiri.
3.
Media promosi
via brosur. Untuk mempromosikan usaha cafe ini kami juga akan menyediakan
brosur yang berisi tentang menu hidangan yang disajikan. Serta kami juga
menambahkan fasilitas-fasilitas yang bisa didapatkan seperti adanya hot-spot
dan tidak lupa untuk menyertakan alamat serta nomer telepon agar bisa dihubungi
oleh pelanggan yang ingin memesan tempat. Brosur tersebut ditempelkan di
tempat-tempat umum yang strategis dan juga ditempel di kantin-kantin sekolah
atau kantin kampus yang ada di sekitar tempat berdirinya cafe tersebut.
7.6 Pengembangan
Produk
Minuman dan makanan yang disajikan memang banyak
dijumpai diberbagai tempat karena keberadaan bahan bakunya sangat banyak
ditemukan dipasaran. Namun kami memberikan inovasi yang baru pada salah satu
menu coklat yang disajikan, yaitu dengan menambahkan sari buah agar rasa
coklatnya memiliki perpaduan dengan buah. Dengan adanya coklat buah diharapkan
akan menambah variasi rasa dari minuman coklat itu sendiri.
BAB VIII
PERENCANAAN
ORGANISASI
8.1 Bentuk Kepemilikan
dan Struktur Organisasi
Pemilik :
Novita Kurniawati
Struktur
Organisasinya terdiri dari :
Bagian Keuangan : Wahyu Yuli Astuti
Bagian Produksi : Bella Narlita
Bagian Dapur
(Chief) : Kukuh Hartanto
Ali Mustofa
Bagian Pelayanan
Konsumen : -Eti Kustanti
-Dwi
Puji Rahayu
-Deny Setyanto
-Harming Agustam
8.2
Uraian tentang Kekuasaan
Kedudukan
tertinggi dalam bisnis usaha cafe ini adalah berada di tangan pemilik. Hal ini
dikarenakan pemilik mempunyai kekuasaan penuh terhadap segala sesuatu yang ada
dalam cafe ini. Oleh sebab itu pemilik lah yang mangawasi jalannya kegiatan
dalam bisnis ini dan pemilik lah yang dapat membuat keputusan dari semua
permasalahan yang terjadi. Namun pemilik memberikan tanggung jawab kepada semua
karyawan sesuai dengan bagiannya masing-masing.
8.3
Peranan dan Tanggung Jawab Personalia dalam organisasi
Pemilik bertugas
sebagai pengawas jalannya sebuah cafe. Pemilik harus terus memantau
perkembangan dari cafe itu sendiri dan memantau kinerja dari masing-masing
pegawai yang bekerja.
Bagian Keuangan
bertugas sebagai penjaga kasir dan bertugas juga untuk membuat pembukuan dari
bisnis yang dijalankan.
Bagian Produksi
bertugas untuk memeriksa bahan baku, persediaan, produksi dan peralatan yang digunakan
apakah masih cukup atau masih layak pakai atau tidak. Bagian produksi jugalah
yang akan menyediakan atau mencari bahan baku ketika bahan bakunya habis.
Bagian Dapur
bertugas sebagai pembuat dari makanan dan minuman yang disajikan kepada para
konsumen.
Bagian Pelayanan
Konsumen bertugas untuk melayani semua kebutuhan konsumen dan disamping itu
merangkap sebagai petugas kebersihan yang membersihkan meja-meja yang sudah
kosong.
8.4
Operasional
Dalam
menjalankan usaha Delapan Cafe, kami menggunakan prinsip 2S yaitu “Senyum
Sapa”. Hal yang paling disukai dari pengunjung adalah pelayanan yang ramah dari
para pegawai. Oleh sebab itu kami mewajibkan semua karyawan untuk menggunakan
prinsip tersebut. Yang pertama adalah berikan senyuman tulus ikhlas kepada
pengunjung yang datang, agar mereka merasa disambut dengan baik. Kedua adalah
dengan memberikan sapaan seperti “Selamat Sore” atau “Selamat Malam”. Kemudian
dalam bekerja diterapkan prinsip “AIR”. AIR di sini adalah singkatan dari
Agama, Inovatif dan Rajin. Cara agar kita dapat mencapai kesuksesan dalam usaha
adalah dengan agama. Maksudnya adalah dalam melakukan kegiatan usaha kita harus
tetap senantiasa ingat kepada Allah sehingga kita diharuskan untuk berdoa
sebelum menjalankan segala aktivitas di cafe. Doa merupakan kunci keberhasilan
apabila dibarengi dengan usaha. Dengan mengingat Allah maka kegiatan usaha yang
dijalankan akan lancar. Kedua, dalam mencapai sebuah kesuksesan juga diperlukan
adanya inovatif. Inofatif diperlukan sebagai daya tarik untuk pelanggan.
Inovatif tersebut dapat berupa penciptaan produk baru atau cara penyajian yang
baru dari suatu makanan atau minuman yang disajikan. Yang terakhir adalah
rajin. Untuk membuat usaha tetap bisa berjalan dengan baik maka diperlukan
sikap rajin pada diri pegawainya. Maksud rajin disini adalah rajin dalam
bekerja, misalnya dengan datang tepat waktu. Ketiga hal tersebut dapat membuat
sebuah usaha yang dijalankan menuju jalan kesuksesan.
BAB IX
RESIKO
9.1 Evaluasi
tentang Resiko Bisnis
Dalam menjalankan
kegiatan pembangunan dan pengembangan usaha tentunya akan menghadapi bebrapa
resiko yang dapat mempengaruhi hasil usahanya apabila tidak diantisipasi dan
dipersiapkan penangannya. Dampak dan resiko yang dapat terjadi adalah kurangnya
keinginan masyarakat untuk mencoba tempat-tempat baru. Dampak yang lain adalah
kurangnya respon masyarakat. Apabila respon masyarakat kurang baik, maka resiko
yang bisa terjadi adalah perusahaan mengalami kebangkrutan karena tidak adanya
pemasukan atau karena rendahnya pemasukan. Untuk mengatasi resiko tersebut
harus digunakan strategi pemasaran yang baik agar hal itu tidak terjadi.
Pemasaran yang baik akan mengundang respon positif dari masyarakat itu sendiri.
Dalam menjalankan usaha semuanya pasti ada dampak dan resiko yang bisa terjadi.
BAB X
PERENCANAAN
KEUANGAN
10.1 Sumber Pendanaan
Sumber pendanaan yang digunakan untuk membuat cafe
ini diperoleh dari dana pribadi yang
kemudian ditambahkan dengan tabungan yang dimiliki serta sisanya meminjam di
bank.
10.2 Penggunaan
Modal
Bahan Baku Makanan dan Minuman
Coklat Rp
500.000,00
Buah Rp
400.000,00
Susu Rp
400.000,00
Kopi Rp
600.000,00
Cream Rp
400.000,00
Sirup Rp
400.000,00
Gula Rp
300.000,00
Kentang Rp
500.000,00
Roti tawar Rp
250.000,00
Roti burger Rp
400.000,00
Daging Rp
750.000,00
Astor Rp
100.000,00
Keju Rp
300.000,00
Sele Roti Rp
300.000,00
Saos Tomat Rp
150.000,00
Saos Sambal Rp
150.000,00
Bawang bombay+timun+selada Rp 300.000,00
Es Batu Rp
30.000,00
Bumbu dan bahan-bahan pendukung lainnya Rp 500.000,00
TOTAL Rp6.730.000,00
Biaya Peralatan :
Perkakas Dapur Rp
500.000,00
Pemanggang Burger dan Roti Bakar Rp 2.000.000,00
Blender (2 buah) Rp
1.000.000,00
Kompor Gas Rp
800.000,00
Piring Rp
300.000,00
Gelas Rp
400.000,00
Sendok+garpu+pisau makan Rp 200.000,00
TOTAL Rp 5.200.000,00
Properti :
Biaya Promosi Rp
100.000,00
Biaya Renovasi Rp
10.000.000,00
TOTAL Rp 10.100.000,00
Biaya Fasilitas Wifi Rp
500.000,00
Gaji Pegawai Rp
10.000.000,00
Biaya Listrik/Air dan Telepon Rp 500.000,00
Transportasi Rp
100.000,00
Sewa tempat Rp
1.000.000,00
Wifi Rp
500.000,00
TOTAL Rp 12.600.000,00
Biaya Peralatan dan pendukung :
Sopa 2 set Rp
10.000.000,00
Meja 15 Rp
10.000.000,00
Kursi 60 Rp
30.000.000,00
Meja Kasir dan Lemari 1 set Rp 5.000.000,00
TOTAL Rp 55.000.000,00
Penyusutan Peralatan selama 1 tahun 1/12 bulan x Rp
50.200.000
= Rp 4.185.000,00
Total biaya keseluruhan : Rp 93.815.000,00
Biaya Pengeluaran tiap bulan Rp 19.330.000,00
10.3 Pemasukan
Jumlah pemasukan perbulan (dikali 30 hari)
Black coffe (7) Rp 5.000,00 = Rp 1.050.000
Moccachino
(es/panas) (5) Rp 7.000,00 = Rp 1.050.000
Vannila latte
(es/panas) (5) Rp 7.000,00 = Rp 1.050.000
Cappucino
(es/panas) (7) Rp 7.000,00 = Rp 1.470.000
Coklat
(es/panas) (10) Rp 7.000,00 = Rp 2.100.000
Coklat Caramel
(es/panas)(5) Rp 8.000,00 = Rp 1.200.000
Coklat Buah
(es/panas) (5) Rp 8.000,00 = Rp 1.200.000
Coklat Susu
(es/panas) (5) Rp 8.000,00 = Rp 1.200.000
Coklat Float (5) Rp 9.000,00 = Rp 1.350.000
Coklat Astor (5) Rp 8.000,00 = Rp 1.200.000
Teh (es/panas) (15) Rp 2.500,00 = Rp 1.125.000
Teh Susu
(es/panas) (8) Rp 3.000,00 = Rp 720.000
Jeruk (es/panas) (13) Rp 3.000,00 = Rp 1.170.000
Lemon tea
(es/panas) (7) Rp 3.000,00 = Rp 630.000
Sirup (es/panas) (5) Rp 3.000,00 = Rp 450.000
Jus Buah (8) Rp 7.000,00 = Rp 1.680.000
+float (10) Rp 9.000,00 = Rp 2.700.000
Es Timun (5) Rp 4.000,00 = Rp 600.000
Makanan :
Kentang goreng (12)
Rp 7.000,00 = Rp 2.520.000
Nugget (5) Rp 7.000,00 = Rp Rp 1.050.000
Roti bakar (10) Rp 8.000,00 = Rp 2.400.000
Burger (5) Rp 11.000,00 = Rp 1.650.000
Mie goreng/kuah (8)
Rp 7.000,00 = Rp 1.680.000
JUMLAH TOTAL = Rp
31.245.000,00
Laba Bersih
perbulan adalah Rp 31.245.000-Rp 19.330.000 = Rp 11.915.000
Sehingga untuk
dapat mengembalikan modal yang digunakan diperlukan waktu 8 bulan. Setelah
bulan ke 8 maka akan didapatkan laba bersihnya. Dan apabila dalam bulan pertama
kita dapat meningkatkan pdoduktivitas penjualan maka dapat diperkirakan sebelum
bulan ke 8 kami sudah balik modal.
10.4
Studi Kelayakan
10.4.1 Aspek Ekonomi
Ditinjau dari aspek ekonomi, pendirian cafe ini akan
berjalan dengan baik karena harga yang akan ditawarkan sangatlah terjangkau
bagi semua kalangan apalagi jika dilihat dari fasilitas yang kami tawarkan.
10.4.2 Hukum
Untuk dapet membangun sebuah cafe kami harus
mempunyai izin terlebih dahulu agar nantinya tidak terjadi masalah-masalah
dibelakang. Untuk mendapatkan perizinan hukum maka langkah yang harus kami
lakukan adalah mengurus Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Selanjutnya adalah
dilengkapi dengan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) yang diajukan di dinas
perizinan, baik kecamatan, kabupaten maupun provinsi. Ketika semua
langkah-langkah tersebut telah kami laksanakan maka kami bisa membuka cafe
tersebut.
10.4.3 Pasar dan Lokasi
Pembuatan cafe ini berada di tengah kota Gombong
yang tempatnya cukup strategis untuk pembuatan sebuah cafe. Selain itu
sedikitnya pesaing yang ada di daerah ini membuat kami yakin bahwa cafe ini
bisa menjadi salah satu cafe yang terkenal di daerah tersebut. Selain itu
tempatnya yang berada dipinggir jalan membuat pembeli dapat dengan mudah menemukan
cafe ini.
10.4.4 Sarana dan Prasarana
Kami memanfaatkan berbagai macam media sosial
seperti facebook, twitter dan lain sebagainya sebagai media yang dapat
digunakan untuk memperkenalkan cafe ini. Brosur-brosur yang disebar juga telah
dilengkapi dengan alamat atau lokasi dari cafe itu sendiri. Serta sarana
prasarana lain sudah lengkap sehingga pelanggan tidak akan merasa kecewa dan
akan merasa puas.
10.4.5 Sumber Daya Manusia
Untuk usaha awal sumber daya manusia yang tersedia
terdiri dari 8 orang yang bertanggung jawab sebagai bagian keuangan, bagian
pemasaran, kasir dan kayawan. Setiap sumberdaya yang kami miliki mempunyai
keahlian dibidangnya masing-masing sehingga dapat menjaga kualitas dari makanan
dan minuman yang disajikan. Selain itu cafe kami akan memberikan pelayanan yang
baik kepada konsumen dan akan mampu bersaing di pasaran.
10.5 Analisis
SWOT
10.5.1 Strength
(Kekuatan)
Harga makanan dan minuman yang disajikan murah
sehingga terjangkau oleh semua kalangan. Menu yang disajikan juga menarik dan jarang
ditemukan di daerah ini sehingga akan membuat pelanggan menjadi penasaran dan
tertarik untuk datang dan menikmati menu yang disediakan. Adanya fasilitas
hot-spot gratis bagi semua pelanggan yang membeli di cafe kami dan fasilitas
tersebut tidak tergantung pada banyaknya makanan dan minuman yang di pesan,
sehingga semua pengunjung akan menikmati fasilitas yang sama antara satu dengan
yang lain.
10.5.2 Weakness (Kelemahan)
Belum memiliki cukup penglaman. Pengalaman yang
miliki masih sangat minim sehingga ini menjadi suatu kelemahan yang harus
diatasi.
Belum banyak dikenal oleh masyarakat. Hal ini
dikarenakan cafe ini tergolong baru sehingga masih sedikit masyarakat yang tau
tentang keberadaan cafe ini.
10.5.3 Opportunities
(Peluang)
Belum adanya pesaing di sekitar area usaha. Di
daerah ini masih sangat jarang ditemukan cafe yang hanya menyediakan makanan
ringan serta minuman yang berbahan baku coklat, sehingga bisnis usaha ini akan
sangat menguntungkan.
Banyaknya konsumen. Banyaknya konsumen kalangan remaja
yang ada di daerah ini dan kebanyakan remaja menyukai coklat. Karena coklat
dapat meringankan beban pikiran yang ada dalam diri kita.
Tempat usaha yang strategis. Tempat usaha yang
berada di pinggir jalan dan banyak dilalui oleh berbagai macam kendaraan serta
berada di sekitar sekolahan sehingga memungkinkan masyarakat untuk mudah
dikenal oleh kalangan masyarakat.
10.5.4 Threats (Ancaman)
Salah satu
bentuk ancaman yang dikhawatirkan bisa terjadi adanya keacuhan konsumen.
Terkadang masyarakat pada umumnya kurang tertarik dengan tempat-tempat baru
seperti cafe.selain itu dikhawatirkan usaha yang didirikan ini akan kurang
diminati oleh kalangan masyarakat.
10.6 Sistem
Pembayaran
Sistem pembayaran yang dilakukan pengunjung hanya
dengan menggunakan uang tunai dan tidak menerima pembayaran dengan kartu
kredit. Hal ini dikarenakan tidak adanya mesin yang digunakan untuk transaksi
kartu kredit dan kebanyakan orang di Gombong belum menggunakan kartu kredit
untuk membayar berbagai macam transaksi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar